EMPATI Celestine Chua, Master Manajemen Pemasaran dari NUS Sekolah Bisnis-Singapore, mennguraikan tentang Apa arti empati. Empati merupakan kemampuan untuk memahami dan berbagi rasa antar satu manusia dengan lainnya. Kemampuan untuk mengerti cara orang lain berpikir dan merasakan, lalu mencoba menghubungkan dengan situasi yang ada yang diri kita sendiri sedang tidak menjalani dan merasakannya. Jika dengan sesama kita memiliki empati, kita akan mudah berbagi tanpa merasa khawatir dan takut akan penilaian orang lain tentang apa masalah yang sedang kita hadapi. Saat ada empati diantara sesama, empati lah yang akan menjaga perasaan satu sama lain tetap nyaman. Bahkan, antar sesama akan mudah saling membantu tiap masalah yang ada dan semakin menguatkan ikatan pertemanan, persaudaraan, dsb. Empatilah yang akan menjadi media pelepasan emosi dan pikiran yang sedang tidak sejalan. Bagaimana cara memiliki empati? Pakailah sudut pandang orang lain, bukan menurut kita. Memberi ...
Posts
- Get link
- X
- Other Apps
POSESIF Lisa Firestone, Ph.D, Psikolog Forensik BBC Los Angeles dan anggota Psikolog Internasional, mendefinisikan posesif adalah bentuk dari diri seseorang yang selalu ingin menguasai atas diri orang lain ataukah kepada hal-hal disekitarnya. Asal keinginan tersebut yaitu dari adanya ketakutan atau kekecewaan, rasa tidak aman atau nyaman serta tidak percaya diri. Pernahkah Anda merasa menjadi posesif? Apakah Anda takut untuk merubah sesuatu karena suatu kekecewaan masa lalu? Jika Anda pernah merasa demikian, coba analisa apa yang dulu sebetulnya terjadi. Lalu, bagaimana cara kita agar dapat menetralisir rasa posesif tersebut? 1. Perkaya diri sendiri – Saat proses menghilangkan posesif dari diri kita, mulailah dengan tidak bergantung pada siapapun. Miliki diri Anda sendiri, terbebas dari ketakutan dan penolakan. Anggaplah diri kita kuat dan kehidupan tidak akan berakhir hanya karena kita ingin mandiri. 2. Hilangkan kebiasaan iri, suka mengatur dan suka menghukum orang lain –...
PERTAHANAN DIRI
- Get link
- X
- Other Apps
PERTAHANAN DIRI Mekanisme pertahanan diri atau yang biasa disebut "Defence Mechanisms" merupakan bentuk pertahanan diri dari setiap individu. Sebagian dari cara individu untuk mereduksi perasaan tertekan, kecemasan, stress ataupun konflik adalah dengan melakukan mekanisme pertahanan diri baik yang dia lakukan secara sadar ataupun tidak. Sigmund Freud menggunakan istilah mekanisme pertahanan diri (Defence Mechanisms) untuk menunjukkan proses tdak sadar yang melindungi si individu dari kecemasan melalui pemutarbalikkan kenyataan. Artinya mekanisme pertahanan diri ini merupakan bentuk penipuan diri. Freud menyatakan bahwa mekanisme pertahanan ego itu adalah mekanisme yang rumit dan banyak macamnya. Berikut ini 7 macam mekanisme pertahanan ego yang menurut Freud umum dijumpai : 1. Represi Mekanisme dimana seseorang yang memiliki keinginan-keinginan, impuls-impuls pikiran, kehendak-kehendak yang tidak sesuai dan mengganggu kebutuhan/mot...
- Get link
- X
- Other Apps
KEKUATAN CERITA Berikut wawasan untuk berbagi ilmu setelah mengikuti workshop yang menghadirkan Pembicara Paula Stoyle-Ahli Bahasa di Kedutaan Besar Inggris. Setiap anak memiliki kecintaan terhadap cerita. Setiap cerita memberikan dampak yang tak dapat terlihat tetapi mampu menciptakan bayangan yang menyenangkan tentang segala hal di kehidupan. Cerita mengajarkan banyak hal tentang kehidupan, tentang diri kita maupun tentang orang lain. Bercerita merupakan cara yang berbeda untuk mengembangkan pengetahuan, sikap kepedulian terhadap sesama dan meningkatkan sikap yang baik terhadap adanya berbagai perbedaan. Manfaat cerita antara lain: ∙ Memberikan ruang anak untuk menggali asal-muasalnya ∙ Memberikan ruang anak untuk memahami perbedaan ∙ Meningkatkan kemampuan empati anak pada orang lain ∙ Memberikan wawasan akan adanya ajaran, nilai dan budaya yang berbeda ∙ Merangsang anak untuk memiliki ide ∙ Memberikan anak waktu santai dengan hal positif ∙ Meningkatkan kemampuan ...
- Get link
- X
- Other Apps
KOTA VS DESA Memahami perbedaan kota dan desa, dalam berinteraksi sangat menuntut kebijaksanaan sikap diantara masyarakat kota dengan masyarakat desa, begitupun sebaliknya. Untuk mampu mencapai keberhasilan Visi dan Misi Ziraya, “Mengoptimalkan apapun potensi siswa yang ada dan mendorongnya untuk mampu mencapainya” tentu harus menyesuaikan kondisi sekitarnya. Dengan evaluasi yang ada di halaman berikutnya tentang perkembangan Ziraya, maka artikel berikut dapat dijadikan pembelajaran bagi kita semua. Menurut Sosiolog Jerman, Max Weber, Pengajar Sosiologi (Ilmu tentang kemasyarakatan) Universitas Berlin-Jerman, menyatakan begitu ada banyak perbedaan yang luar biasa antara kehidupan masyarakat kota dengan mensyarakat desa yang dipengaruhi oleh adanya perbedaan pemikiran. Berikut perbedaan kehidupan kota dan desa: DESA (Masy. Non Industri) KOTA (Masyarakat Industri) Kesederhanaan yang tampak pada pakaian, rumah, makanan, sikap, kebiasa...
- Get link
- X
- Other Apps
KEBERHASILAN KOMUNIKASI ANTARA ORANGTUA DENGAN ANAK Kidsafe, lembaga konseling pengembangan anak di Australia, banyak memaparkan tentang permasalahan anak dan kesulitan orangtua dalam pengasuhan. Salah satu topik bahasannya, tentang masalah komunikasi antara orang tua dengan anak yang disebabkan oleh situasi penuh tekanan, banyaknya kondisi yang berubah dan tidak stabil, kurangnya komunikasi dari awal, dan mendeskreditkan anak yang membuat anak berontak hingga tidak mau terbuka saat membutuhkan bantuan. Kondisi seperti ini akan menciptakan sayatan luka dan trauma yang akan diingatnya sepanjang usianya. Mengupayakan komunikasi yang baik sungguh memerlukan usaha keras dan tidak terwujud hanya dalam sekejap, perlu waktu. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dapat menambah kepercayaan diri anak akan ide-idenya, sikapnya dan keputusannya yang nantinya akan terus dikembangkan dengan sendirinya. Berikut tips agar komunikasi dapat berhasil antara orangtu...
- Get link
- X
- Other Apps
KEKUATAN DONGENG Richard Dawkins, Peneliti Biologi Evolusioner (bidang kehidupan adikodrati dan kekompleksitasan makhluk hidup) dari Universitas Oxford-Inggris mengkaitkan eksistensi dongeng (yang umumnya mengambil kisah berbagai makhluk hidup didalamnya seperti analogi hewan, tumbuhan dan manusia) dengan kebermanfaatannya. Kata Albert Einstein, “Jika Anda ingin anak Anda cerdas, bacakan mereka dongeng. Jika Anda ingin anak Anda lebih cerdas, bacakan mereka lebih banyak lagi dongeng.” Benarkah demikian bermanfaat suatu dongeng??? Memaksimalkan kemampuan berimajinasi dan memperkaya wawasan budaya. Imajinasi anak-anak begitu luar biasa dan unik. Mereka pandai membuat cerita khayalan, inilah kunci kreativitas yang masih hanya sebatas didalam pikirannya, yang nantinya akan berdampak pada profesinya dan kehidupan yang mereka ingin capai nantinya. Setiap cerita yang mereka ciptakan pasti menunjukkan kebiasaan mer...